Well, akhir-akhir ini Tuhan berbicara banyak sekali kepada saya lewat banyak hal. Tuhan pernah berjanji kepada saya lewat nubuatan hambaNya bahwa saya akan menjadi Daud bagi generasi saya. Itu dinubuatkan pada tahun 2005. Dan akhir-akhir ini proses menuju nubuatan itu muncul. Banyak sekali tekanan untuk membuat saya menjadi lebih baik.
Saya berharap menerima banyak urapan dari pemimpin-pemimpin rohani. Maksud saya adalah, saya berharap menerima banyak urapan dari luar. Tapi Tuhan berkehendak berbeda. He knows what's best for me. Dia ingin saya mendapat urapan tersebut dari dalam.
Sebuah telur kalau dipecahkan dari luar, apa yang terjadi? Bisa jadi telor ceplok atau telur dadar. Memang enak sih kalu dimakan, bikin sehat, dan bisa mengenyangkan. Tapi, telur itu menjadi mati.
Lalu, bagaimana jika telur itu pecah dari dalam? Akan ada kehidupan muncul, kehidupan yang dapat menjadi berkat bagi banyak orang, ada multiplikasi terjadi.
Lewat perumpamaan tersebut, sya menjadi sadar, kenapa saya bermimpi yang kecil, sedangkan tuhan bisa memberikan yang lebih besar.
Guys, Let He do what He want instead of ours. Biarkan Dia melkukan apa yang Ia inginkan, dan bukan kita.
Be obey in every process, and also be humble in every circumstances.
The more gifted you are, the more humble you should be.
Tampilkan postingan dengan label Generation. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Generation. Tampilkan semua postingan
Minggu, 21 April 2013
Kamis, 14 April 2011
Kenapa Kita Hidup di Zaman Sekarang?
Pernah ga kepikir? Mengapa saya diciptakan ato dilahirkan di zaman ini? kok ga lahir di zaman batu atau zamannya Gatot Kaca (ada ga sih emangnya?), ato kenapa kita ga dilahirkan di tahun 2100 dimana dunia udah semakin canggih (mungkin)?Kenapa hayooo...?
Semua pasti dah pada tahu kalo Tuhan itu punya rencana Buat kita. Bahkan pada saat kita masih bakal anak, Dia udah berencana atas kita (Mzm139:13-16). Dikatakan di dalam Pkh 3:1 bahwa For EVERYTHING there is a SEASON. Segala sesuatu ada waktunya!
Ayo saya ajak kita untuk jalan-jalan di masa lalu dulu, biar ngerti.
Masih inget ga? HP pertama kali dibuat segede apa? Bisa dibuat uleg'an tuh. Ato buat nimpuk maling juga bisa lha wong HaPenya segede bakiak. Hehehe... Trus, Hape itu masih diproduksi ga di zaman ini? Ngga kan? Padahal pada waktu itu hape itu lagi ngetrend. Semua pasti jawab: tapi sekarang tidak. Emang bener!
*Saya lagi bayangin masih ada orang yang pake Hape segede bakiak di telinganya. Hahahaha...
Kenapa hayo? Kalo saya yang bilang, Karena barang-barang tersebut TIDAK BISA MENJAWAB TANTANGAN HARI-HARI INI. They are OUT OF DATE !!!
Jadi kalo kita balik lagi ke permasalahan awal, mengapa kita dilahirkan di zaman kita sekarang? It is so we can ANSWER FOR OUR GENERATION!
Di dalam I Pet 2:9 dikatakan "Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:"
Jawaban yang kedua yaitu agar kita dapat MENCERITAKAN PERBUATAN-PERBUATAN-NYA KEPADA GENERASI SELANJUTNYA.
Mazmur 145:4 "Angkatan demi angkatan akan memegahkan pekerjaan-pekerjaan-Mu dan akan memberitakan keperkasaan-Mu." Di dalam terjemahan King James Version, "One generation shall praise thy works to another, and shall declare thy mighty acts."
Saya rindu kalo saya punya anak nanti, saya bisa cerita betapa hebatnya bapaknya bisa mengatasi permasalahan-permasalahan yang banyak terjadi di dalam kehidupan pada zaman kita. Suadahkan Kita punya cerita tersebut? Ato malah yang kita punya adalah cerita betapa gagalnya kita menjawab tantangan hidup di zaman kita saat ini?
Jangan Menyerah hari ini atau kapanpun! Karena kita sendiri sudah dipilih olehNya untuk menjadi JAWABAN bagi generasi kita. Takut ga jadi soal, tapi hidup dalam ketakutan itu persoalan yang besar. Tuhan dulu maupun sekarang tetap sama. Dia yang akan berjalan bersama kita baik dulu sekarang, dan sampai kita kembali padaNya.
Semua pasti dah pada tahu kalo Tuhan itu punya rencana Buat kita. Bahkan pada saat kita masih bakal anak, Dia udah berencana atas kita (Mzm139:13-16). Dikatakan di dalam Pkh 3:1 bahwa For EVERYTHING there is a SEASON. Segala sesuatu ada waktunya!
Ayo saya ajak kita untuk jalan-jalan di masa lalu dulu, biar ngerti.
Masih inget ga? HP pertama kali dibuat segede apa? Bisa dibuat uleg'an tuh. Ato buat nimpuk maling juga bisa lha wong HaPenya segede bakiak. Hehehe... Trus, Hape itu masih diproduksi ga di zaman ini? Ngga kan? Padahal pada waktu itu hape itu lagi ngetrend. Semua pasti jawab: tapi sekarang tidak. Emang bener!
*Saya lagi bayangin masih ada orang yang pake Hape segede bakiak di telinganya. Hahahaha...
Kenapa hayo? Kalo saya yang bilang, Karena barang-barang tersebut TIDAK BISA MENJAWAB TANTANGAN HARI-HARI INI. They are OUT OF DATE !!!
Jadi kalo kita balik lagi ke permasalahan awal, mengapa kita dilahirkan di zaman kita sekarang? It is so we can ANSWER FOR OUR GENERATION!
Di dalam I Pet 2:9 dikatakan "Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:"
Jawaban yang kedua yaitu agar kita dapat MENCERITAKAN PERBUATAN-PERBUATAN-NYA KEPADA GENERASI SELANJUTNYA.
Mazmur 145:4 "Angkatan demi angkatan akan memegahkan pekerjaan-pekerjaan-Mu dan akan memberitakan keperkasaan-Mu." Di dalam terjemahan King James Version, "One generation shall praise thy works to another, and shall declare thy mighty acts."
Saya rindu kalo saya punya anak nanti, saya bisa cerita betapa hebatnya bapaknya bisa mengatasi permasalahan-permasalahan yang banyak terjadi di dalam kehidupan pada zaman kita. Suadahkan Kita punya cerita tersebut? Ato malah yang kita punya adalah cerita betapa gagalnya kita menjawab tantangan hidup di zaman kita saat ini?
Jangan Menyerah hari ini atau kapanpun! Karena kita sendiri sudah dipilih olehNya untuk menjadi JAWABAN bagi generasi kita. Takut ga jadi soal, tapi hidup dalam ketakutan itu persoalan yang besar. Tuhan dulu maupun sekarang tetap sama. Dia yang akan berjalan bersama kita baik dulu sekarang, dan sampai kita kembali padaNya.
Langganan:
Postingan (Atom)